Kapolri Pimpin Hari Juang Polri 2026 di Surabaya, Semangat Polisi Istimewa Jadi Inspirasi Pengabdian

oleh -378 Dilihat
Kapolri Pimpin Hari Juang Polri 2026 di Surabaya, Semangat Polisi Istimewa Jadi Inspirasi Pengabdian

RADARBIDIKNASIONAL.ID SURABAYA  Suasana penuh khidmat mewarnai peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026 di Monumen Polisi Istimewa, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (21/8/2026). Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., bertindak sebagai inspektur upacara dalam momentum yang sekaligus menjadi pengingat atas sejarah panjang perjuangan kepolisian bersama rakyat.

Peringatan Hari Juang Polri yang diperingati setiap 21 Agustus tersebut berkaitan erat dengan Proklamasi Polisi yang dikumandangkan di Surabaya pada 21 Agustus 1945. Peristiwa bersejarah itu menjadi simbol keberpihakan Polisi Istimewa kepada Negara Republik Indonesia yang baru saja memproklamasikan kemerdekaannya.

Sejarah perjuangan tersebut berawal sehari sebelumnya. Pada 20 Agustus 1945, Iptu Muhammad Jasin bersama anggota Polisi Istimewa Surabaya menyatakan kesetiaan kepada Republik Indonesia dan menyusun naskah Proklamasi Polisi.

Keesokan harinya, Muhammad Jasin memimpin apel di Markas Polisi Istimewa Surabaya. Dalam kesempatan itu, Proklamasi Polisi dibacakan di hadapan para anggota sebagai bentuk penegasan sikap untuk berdiri bersama rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan.

Komitmen tersebut kemudian diwujudkan melalui berbagai aksi perjuangan, termasuk melucuti persenjataan Jepang, mendistribusikan senjata kepada kelompok-kelompok perjuangan di sejumlah wilayah, hingga menghadapi pasukan Sekutu dalam rangka mempertahankan kemerdekaan.

Dalam upacara tahun ini, Kapolri memimpin prosesi mengheningkan cipta sekaligus pembacaan kembali Naskah Proklamasi Polisi. Prosesi tersebut menjadi simbol penting untuk mengingat jasa para pendahulu sekaligus meneguhkan kembali nilai perjuangan yang harus diteruskan oleh generasi Polri saat ini.

Perjuangan kepolisian di masa awal kemerdekaan memiliki tantangan yang berbeda dengan kondisi saat ini. Jika dahulu tugas utama berkaitan dengan mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan, kini semangat tersebut diwujudkan melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban, penegakan hukum, serta pemberian perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

Keamanan dan stabilitas nasional juga menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan. Situasi yang aman memungkinkan masyarakat menjalankan aktivitas dengan baik, roda perekonomian bergerak, serta berbagai program pembangunan dapat dilaksanakan secara optimal.

Karena itu, Hari Juang Polri tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga ruang refleksi bagi setiap anggota Bhayangkara. Nilai keberanian, loyalitas, integritas, pengabdian dan pantang menyerah yang diwariskan para pendahulu menjadi bekal untuk menghadapi perkembangan tantangan keamanan yang semakin kompleks.

Semangat Polisi Istimewa untuk berjuang bersama rakyat pun dinilai tetap relevan. Polri dituntut semakin dekat dengan masyarakat, memperkuat kerja sama lintas sektor, serta membangun sinergi dengan pemerintah, TNI, tokoh masyarakat, akademisi dan berbagai elemen lainnya.

Upacara Hari Juang Polri 2026 turut dihadiri sekitar 203 undangan dari berbagai unsur. Mereka berasal dari jajaran Mabes Polri, Forkopimda, Pemerintah Kota Surabaya, tokoh agama dan masyarakat, mahasiswa, akademisi, veteran hingga keluarga besar Polri.

Digelar di Kota Pahlawan, peringatan tersebut kembali menegaskan bahwa sejarah perjuangan Polisi Istimewa bukan sekadar catatan masa lalu. Semangat yang lahir 81 tahun silam itu terus menjadi inspirasi bagi insan Bhayangkara untuk memberikan pengabdian terbaik, menjaga stabilitas keamanan dan bersama-sama mendorong kemajuan Indonesia.

REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.