Polda Kepri Masuk Lima Besar Kompolnas Awards 2026, Konsep Keamanan Investasi Jadi Sorotan

oleh -432 Dilihat
Polda Kepri Masuk Lima Besar Kompolnas Awards 2026, Konsep Keamanan Investasi Jadi Sorotan

BATAM RADARBIDIKNASIONAL.ID – Polda Kepulauan Riau (Kepri) mendapat perhatian khusus dalam rangkaian visitasi Kompolnas Awards 2026. Tim penilai Kompolnas datang langsung ke Batam, Kamis (20/8/2026), untuk melihat kesesuaian program, inovasi, serta kinerja Polda Kepri di lapangan.

Polda Kepri diketahui masuk dalam lima besar nominator Kompolnas Awards 2026 dari 34 Polda di seluruh Indonesia. Visitasi berlangsung di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri dan dihadiri jajaran pemerintah daerah, TNI, BIN, DPRD, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Ketua Tim Kompolnas Awards 2026, Dr. Supardi Hamid, M.Si., bersama Prof. Muradi, M.Si., Anggota Kompolnas Ulil Rahim, S.Kom., M.H., dan Auditor Kepolisian Utama Tk. II Itwasum Polri Brigjen Pol. Ai Afriandi, S.H., S.I.K., M.M., diterima langsung Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H.

Dalam visitasi tersebut, tim tidak hanya melakukan pemeriksaan administrasi, tetapi juga melihat secara langsung sejumlah program unggulan yang dijalankan kepolisian di tengah masyarakat.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah gagasan “Secure Kepri, Secure Your Investment”. Konsep yang diusung Kapolda Kepri tersebut menempatkan keamanan sebagai faktor penting dalam menjaga kepercayaan investor sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Supardi menilai pendekatan tersebut relevan dengan karakteristik Kepulauan Riau yang memiliki posisi strategis sebagai salah satu kawasan investasi dan industri.

Menurutnya, situasi keamanan yang kondusif akan memberikan kepastian bagi dunia usaha serta menjadi bagian penting dalam menopang pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.

Implementasi konsep tersebut dikembangkan melalui pendekatan 5P, yaitu People, Planet, Partnership, Peace, dan Prosperity. Kelima unsur tersebut menjadi landasan dalam membangun keamanan yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan dunia usaha.

Untuk memastikan pelaksanaannya, Tim Kompolnas meninjau langsung sejumlah lokasi. Salah satunya di SMP Negeri 6 Batam, tempat tim melihat pelaksanaan program pendidikan sadar berlalu lintas.

Di sekolah tersebut, tim menyaksikan penerapan materi kesadaran berlalu lintas melalui pembelajaran di kelas sekaligus praktik di lapangan. Tim juga berdialog dengan pihak sekolah dan komite sekolah terkait efektivitas program tersebut.

Program yang melibatkan Ditlantas Polda Kepri, Polresta Barelang dan Pemerintah Kota Batam itu mendapat respons positif. Tim Kompolnas menilai pelaksanaannya bahkan berada di atas ekspektasi awal.

Penilaian berikutnya dilakukan di Samsat Batam Center. Tim melihat secara langsung proses pelayanan publik serta fasilitas yang disediakan untuk masyarakat dalam memperoleh layanan administrasi kendaraan bermotor.

Dari sektor keamanan kawasan industri, rombongan kemudian bergerak ke Kawasan Batamindo. Di lokasi tersebut dilakukan pertemuan dengan jajaran manajemen PT BIC, Chief Security Kawasan Batamindo, Executive SED, 3L dan HRD.

Pertemuan itu menjadi bagian dari penilaian terhadap pola kemitraan yang dibangun Polda Kepri dengan pengelola kawasan industri dan dunia usaha.

Kompolnas menilai keterlibatan berbagai unsur, mulai pemerintah daerah, TNI, BIN hingga stakeholder industri, menunjukkan adanya pola kolaborasi dalam menjaga stabilitas keamanan di Kepri.

Selain aspek keamanan dan kemitraan, sejumlah inovasi Polda Kepri yang berkaitan dengan lingkungan juga menjadi perhatian. Salah satunya pemanfaatan kendaraan patroli berbasis elektrifikasi sebagai bagian dari upaya mendukung konsep Planet dalam pendekatan 5P.

Gubernur Kepulauan Riau turut menyampaikan apresiasi atas masuknya Polda Kepri sebagai nominator lima besar Kompolnas Awards 2026. Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari kinerja kepolisian yang dinilai responsif serta mampu bersinergi dengan pemerintah daerah.

Gubernur berharap Polda Kepri dapat meraih predikat terbaik dalam ajang tersebut.

Sementara itu, Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin menegaskan bahwa menjaga keamanan wilayah sekaligus menciptakan iklim investasi yang kondusif membutuhkan keterlibatan seluruh pihak.

Ia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, BP Batam, TNI, masyarakat hingga insan media yang selama ini ikut mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolda berharap sinergi tersebut terus diperkuat sehingga keamanan dapat terjaga, angka kriminalitas ditekan, dan aktivitas investasi di Kepulauan Riau berlangsung dengan aman serta nyaman.

Terpisah, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., mengimbau masyarakat turut berperan menjaga kondusivitas lingkungan. Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian maupun hendak menyampaikan pengaduan dapat menghubungi Layanan Polisi 110 yang tersedia selama 24 jam dan tidak dipungut biaya.

Dengan berbagai program, inovasi dan kolaborasi tersebut, Polda Kepri berharap keamanan tidak hanya menjadi bagian dari tugas kepolisian, tetapi juga menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kepulauan Riau.

Polri Untuk Masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.